Api
yang membara itu rindu
Dipadam
membara jua
Dipendam
menyesak jiwa
Pedihnya
rindu.
Bicaranya
halus mendamai jiwa
Riaknya
tenang menutur rasa
Sungguh
rindu sering bertamu
Rinduku
buatmu ibu.
KAU
duga aku tanda rindu
KAU
hadiahkan perit tanda ingatan
Supaya
aku tetap merindu
Dalam
setiap pertemuan.
Dakapan
hangat berbisik mesra
Nostalgia
dulu menggamit rasa
Sungguh
indah hidup berjauhan
Rindu
merindu dalam hubungan
Rindu
pada yang melahirkan
Rindu
pada yang menciptakan
Rindu
pada yang merindukan.
No comments :
Post a Comment